Usaha Travel Agent Cocok Bagi Anda, Jika….

Usaha Travel Agent

Baiklah. Beberapa kali Anda melihat iklan mampir di newsfeed Facebook Anda. Tentang seminar bertema gampangnya buka usaha tour and travel. Saat buka Instagram, eh lihat itu iklan lagi. Waktu browsing-browsing, lah kok muncul iklan itu lagi. Lama-lama Anda tertarik nih, sepertinya meyakinkan sekali penjabaran si pemilik iklan.

Lalu Anda mulai bertanya-tanya, jangan-jangan membuka usaha travel agent adalah jalan ninja Anda.

Tunggu.

Sebelum Anda memutuskan membuka usaha travel agent, baiknya cek ricek dulu. Apakah usaha travel agent ini adalah usaha yang cocok bagi Anda?

Jangan tergiur dengan murahnya pendaftaran, atau gedenya pendapatan ratusan juta yang dipampang di iklan-iklan ajakan buka usaha travel agent itu.

Tapi Anda harus meyakinkan diri bahwa usaha ini memang cocok bagi Anda.

Without further ado, membuka usaha travel agent adalah jalan yang layak Anda tempuh jika….

1. Anda senang melayani

Inti dari setiap usaha di bidang pariwisata adalah pelayanan. Namanya juga jual jasa, bukan jual barang fisik. Sebagai travel agent, Anda harus punya jiwa melayani.

Melayani yang saya maksud di sini bukan berarti harus merendahkan diri di bawah telapak kaki pelanggan, ya! Jargon “pembeli adalah raja” itu memang benar, tapi bukan berarti menjadi raja itu punya hak untuk melecehkan Anda.

Melayani dengan hati, tulus, menempatkan kepuasan pelanggan di atas segalanya (selama masih masuk akal), itu!

Jika Anda tidak punya jiwa melayani, dan penginnya seperti boss aja yang dilayani, saya rasa Anda akan menyerah setelah satu bulan buka usaha travel agent. Ditelpon klien tengah malam karena kesulitan check-in, bisa jadi nggak akan Anda angkat teleponnya.

Sebaliknya, jika Anda senang melayani, apapun yang harus Anda kerjakan akan terasa ringan. Karena di benak Anda, senyum puas pelanggan setelah selesai perjalanan, adalah imbalan yang setimpal akan apa yang telah Anda lakukan.

2. Anda senang belajar

Bisa jadi Anda sudah khatam belajar pariwisata di sekolah menengah, akademi maupun sekolah tinggi/universitas. Tidak berarti Anda sudah paham semuanya.

Pertama, ilmu yang Anda dapat di bangku sekolah dan kuliah hanyalah teori, yang harus Anda praktikkan. Dan praktik ini, menuntut ilmu tak kasat mata yang bisa Anda kuasai hanya jika Anda membuka diri sebagai seorang yang terus belajar.

Terlebih jika Anda tidak punya basic kepariwisataan. Anda harus mau belajar tanpa henti tentang dunia pariwisata. Istilah-istilah yang digunakan di industri pariwisata khususnya travel agent.

Pada dasarnya, sebagai travel agent yang menjual produk berupa paket wisata dan sejenisnya, Anda harus menguasai produk Anda. Untuk itu, Anda harus belajar mengenal apa yang Anda jual. Destinasi, akomodasi, transportasi, dan semua komponen yang termasuk dalam produk jualan Anda, harus dikuasai sepenuhnya.

Namun jangan kuatir. Jaman digital sekarang, belajar bisa dari mana saja dan kapan saja. Yang penting, semangat Anda untuk belajar tak pernah padam!

3. Anda senang jalan-jalan

Rasa-rasanya mustahil jika Anda buka usaha travel agent, namun tidak menikmati jalan-jalan. Seperti saya tulis di atas, Anda harus menguasai produk yang Anda jual. Salah satu cara cepat adalah dengan melakukan perjalanan itu sendiri.

Nah kalau Anda bukan tipikal orang yang suka jalan-jalan, bagaimana bisa Anda mengetahui apa saja yang diperlukan para wisatawan alias dibutuhkan pelanggan Anda?

Sebagai travel agent, apalagi jika Anda sudah mempunyai production alias volume transaksi yang cukup bagus, ada kalanya hotel atau institusi lain mengundang Anda untuk fam trip.

Fam trip adalah satu kesempatan gratis untuk jalan-jalan sembari menambah ilmu. Tentu saja harus Anda ambil, dan Anda nikmati!

4. Anda tidak ingin kaya dalam waktu singkat

Saya tidak percaya akan formula kaya dalam waktu singkat dan tanpa usaha. Mungkin bisa terjadi, jika Anda menang lotere. Tapi, seberapa besar sih kemungkinan Anda menang lotere, apalagi jika beli lotere saja belum tentu sebulan sekali?

Karena itu, enyahkan pemikiran untuk menjadi kaya dalam waktu singkat. Usaha travel agent tidak akan bisa memenuhi impian Anda.

Anda butuh waktu untuk membangun fondasi bisnis yang kuat. Upaya memasarkan produk Anda juga butuh waktu.

Kecuali jika Anda anak seorang pejabat pemerintahan, misalnya, yang dengan mudah menang tender grup besar. Kalau Anda hanya rakyat biasa seperti saya, hilangkan jauh-jauh keinginan untuk kaya dalam waktu singkat.

Saya sarankan, jika Anda benar-benar baru dalam industri pariwisata dan memiliki usaha, bisnis atau pekerjaan lain, jangan jadikan usaha travel agent Anda sebagai yang utama.

Jalani secara konsisten dan bertahap, sementara Anda tetap mendapatkan pemasukan dari usaha atau pekerjaan yang lain.

Ketika travel agent Anda sudah mulai punya nama, dan penghasilan dari penjualan produk Anda sudah stabil, barulah saatnya Anda memutuskan apakah Anda ingin fokus ke travel agent.

*****

Tentunya masih banyak lagi persyaratan jika Anda ingin berhasil membuka usaha travel agent. Namun keempat poin di atas merupakan poin penting dan mutlak.

Pantau terus blog BisnisTravelAgent.com untuk mendapatkan informasi terkini seputar pariwisata, dan juga informasi berguna bagi Anda yang ingin membuka usaha travel agent.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *