Cara Menghitung Harga Paket Tour, Download Excel File Gratis!

Sebagai travel agent, Anda harus gape menghitung harga paket tour. Kalau salah hitung, berabe gan. Bisa merugi! Karena itu, Anda harus pahami benar cara menghitung harga paket tour.

Untuk mendapatkan harga jual paket tour, kita harus ketahui dulu komponen apa saja yang dibutuhkan untuk tour tersebut.

Setiap tour pastinya berbeda-beda komponennya. Namun, secara garis besar bisa disimpulkan bahwa paket tour terdiri dari komponen-komponen di bawah ini.

  1. Akomodasi
    Anda harus memperhitungkan apakah tipe kamar yang Anda gunakan untuk paket tour ini SGL (Single, untuk 1 orang), TWN (Twin, untuk 2 orang), TRP (Triple, untuk 3 orang) dst.
  2. Transportasi
    Transportasi di sini termasuk tiket pesawat, biaya sewa atau charter bus, dan biaya transportasi lokal lainnya.
  3. Konsumsi atau meals
    Meals seperti makan siang, makan malam, welcome dinner, dll. Jangan lupa menghitung biaya seperti minuman botol.
  4. Tiket masuk objek wisata
    Sudah jelas, yaitu tiket masuk ke setiap objek wisata yang akan dikunjungi dalam paket tour yang Anda buat.
  5. Lain-lain
    Seperti traveling bag untuk peserta, banner, parkir, tipping guide dll.

Anda bisa googling tentang penghitungan harga paket tour. Namun, di tulisan ini saya berharap bisa menyajikan cara penghitungan dengan sederhana dan mudah dimengerti. Plus, Anda bisa download file Excel sehingga Anda tidak usah susah payah membuat sendiri.

Cara menghitung harga paket tour

Jika kita lihat dari sifatnya, ada dua biaya yaitu fixed cost (biaya tetap) dan variable cost (biaya variable).

Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah karena frekuensi atau jumlah peserta tour. Ini adalah biaya yang berlaku untuk keseluruhan paket tour. Misalnya: sewa bus per hari adalah 1 juta rupiah, tidak peduli peserta adalah 10 orang atau 20 orang.

Sedangkan biaya variable bisa berubah karena jumlah atau frekuensi. Gampangnya, biaya yang ditanggung per orang. Misalnya: makan siang per orang adalah Rp. 100.000,- Jika peserta 10 orang, maka biaya makan siang menjadi Rp. 1.000.000,- dan jika peserta 20 orang, maka biaya makan siang menjadi Rp. 2.000.000,-

Semoga contoh di atas bisa cukup jelas untuk membedakan antara fixed cost dan variable cost.

Untuk memudahkan perhitungan harga paket tour, fixed cost bisa dibagi dengan jumlah peserta untuk mendapatkan harga per orang. Lalu jumlahkan keseluruhan harga fixed cost per orang dan variable cost. Anda akan mendapatkan total cost.

Jangan lupa, kita harus mengambil untung dari setiap paket tour yang kita jual.

Tambahkan pajak ke total cost, setelah itu markup sesuai dengan kebijakan perusahaan Anda.

Hasil akhirnya adalah harga jual paket tour yang siap Anda tawarkan pada pelanggan (tentunya dikemas dalam proposal yang rapi dan berdaya jual tinggi).

Demikianlah cara menghitung harga paket tour. Cukup singkat dan semoga jelas ya!

Untuk memudahkan Anda, silakan download file Excel berisi contoh perhitungan harga paket tour.

Tour Package Quotation Form

FREE DOWNLOAD

Send download link to:

Subscribe untuk mendapatkan informasi terbaru dari BisnisTravelAgent. Gratis dan Anda bisa unsubscribe kapan saja.

Beberapa komponen sudah tercantum di dokumen contoh. Anda bisa menyesuaikan harga dan juga menambahkan/mengurangi komponen di file tersebut.

Khusus untuk perhitungan fixed cost, untuk menghindari kerugian karena hal yang tidak terduga, Anda bisa membagi fixed cost dengan angka yang kurang dari jumlah peserta.

Dalam contoh dokumen yang bisa Anda download, perhitungan harga paket tour tersebut dibuat untuk memenuhi permintaan satu perusahaan yang akan memberangkatkan 15 peserta. Dalam fixed cost, cukup gunakan angka pembagi 12 agar hasilnya tidak mepet-mepet amat dan masih ada cadangan seandainya ada hal tak terduga, misalnya 3 peserta batal ikut sehingga yang berangkat adalah 12 peserta.

Anda juga bisa membuat 3 model perhitungan, seperti tercantum di dokumen. Ada 3 skema profit yang berbeda, yang akhirnya menghasilkan harga jual yang berbeda juga. Dengan demikian, Anda bisa mengira-ira persentase profit yang pas, sesuai budget klien namun juga tetap memberikan keuntungan bagi perusahaan.

Cara menghitung harga paket tour yang kita bahas di sini adalah penghitungan biaya langsung atau direct cost, yaitu biaya semua komponen yang digunakan dalam paket tour.

Ada pula biaya indirect cost yaitu biaya tidak langsung, seperti gaji karyawan, biaya promosi perusahaan, dll.

Untuk memudahkan penghitungan harga paket tour, biasanya kita cukup menghitung direct cost, sedangkan indirect cost kita jadikan pertimbangan dalam menetapkan besaran profit.

Sebagai catatan terakhir, dokumen terlampir adalah yang biasa saya gunakan semasa bekerja di travel agent. Tentu, setiap perusahaan memiliki format dan memiliki cara menghitung harga paket tour sesuai kebijakan perusahaan masing-masing.

Tak jarang pula kita temui perbedaan pemahaman antara fixed cost dan variable cost. Dokumen yang bisa Anda download gratis ini berpegang pada definisi yang telah saya jabarkan di atas. Apabila ada kekurangjelasan atau ada kesalahan, silakan tinggalkan jejak di kolom komentar.

Tour Package Quotation Form

FREE DOWNLOAD

Send download link to:

Subscribe untuk mendapatkan informasi terbaru dari BisnisTravelAgent. Gratis dan Anda bisa unsubscribe kapan saja.

Dan jangan lupa, pantau terus blog BisnisTravelAgent ini untuk mendapatkan informasi berharga bagi usaha travel agent Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *